Selasa, 28 April 2009

Hobi Fotografi


Saya sudah mempunyai hobi fotografi semenjak saya kelas 2 SMA. Kamera SLR yang saya miliki yaitu Olympus e – 500. Setiap merk kamera mempunyai kelebihan sendiri2 termasuk Olympus ini yang mempunyai system dust reduction. Nikon memiliki kelebihan fokus yang tinggi sehingga jika gambar ini ingin diperbesar tidak akan terlihat pecah, sedangkan Canon lebih memperlihatkan kejernihan setiap warnanya yang sangat detail dan masih banyak merk kamera yang lain. Menurut saya semua merk kamera SLR ini semuanya hampir sama dalam segi kualitas. Merk kamera SLR yang menang di pasar yaitu Canon dan Nikon. Sebelum saya menggeluti kamera SLR ini saya menggunakan kamera otomatis yang hanya mengatur zoom, dan fokus ke suatu objek juga sudah diatur secara otomatis. Untuk kamera SLR kita harus mengatur kecepatan foto, diafragma, fokus, zooming, iso dan masih banyak lagi dengan teknik2 foto yang kami miliki ini . Masalah penerangan bisa memakai flash eksternal (flash tambahan) agar lebih jelas karena flash internal (flash yang sudah terdapat di setiap kamera SLR) di kamera SLR saya kurang begitu bagus dan jika foto di malam hari akan sangat lama untuk fokusnya. flash juga berpengaruh dalam sebuah foto, seperti foto model harus dipikirkan sudut foto dan arah penerangan dan lain lain jadi banyak juga yang bisa dipelajari dari sebuah kamera SLR.

Pada saat saya kelas 2 SMA saya kemana mana selalu membawa kamera SLR. Ke sekolah juga saya selalu membawa kamera SLR dan peralatan lain2nya seperti pembersih lensa, filter dan lensa tambahan. Jika tidak membawa kamera SLR kadang2 suka terjadi kejadian penting dan saya suka menyesal karena tidak membawa kamera SLRnya. Untuk flash eksternal saya belum mempunyai sampai dengan sekarang, hanya menggunakan flash internal. Setiap acara besar di sekolah saya selalu mengambil gambar untuk kenang – kenangan saya sendiri seperti 17 Agustus-an, Pentas musik, Ekstrakulikuler, Analisa Sosial, dan lain2. Ekskul saya di sekolah kebetulan sebagai pencinta alam, dan saya juga sering mendaki gunung seperti Gunung Gede dan Semeru. Pada saat kenaikan kelas 2 SMA saya juga pernah menelusuri sepanjang pantai Ujung Kulon bersama rombongan GPA PL (Grup Pencinta Alam Pangudi Luhur). Setiap GPA melakukan ekspedisi saya selalu mengambil gambar untuk kenang kenangan. Semenjak ekspedisi pertama saya langsung menyukai foto pemandangan (landscape photo) Di Ujung Kulon saya mengambil gambar hanya di sekitar pantai saja karena bagian dalam Ujung Kulon jarang dijelajahi GPA PL kami dan selain itu juga bahaya karena banyak badak bercula satu. Foto2 disekitar pantai sangat indah sekali, dan karena keindahan ini saya menjadi tidak kenal lelah dan semangat untuk berjalan terus. Kami dibagi menjadi 2 Grup yaitu Grup pantai selatan dan pantai utara yang waktunya telah diperkirakan oleh pembimbing ekskul kami setelah 4 hari kedua Grup ini akan bertemu di ujung. Matahari terbit dan terbenam selalu saya ambil gambarnya dengan detail.

Begitu juga di Gunung Semeru. Pada waktu itu saya menduduki kelas 3 SMA dan ini adalah ekspedisi terakhir saya. Grup kami berangkat dengan menggunakan Pesawat Hercules dari Bandara Halim sampai dengan Bandara di Malang (lupa nama bandaranya). Sesampainya di Bandara Malang kami semua menuju ke tempat perumahan Grup GPA kami disana (kebetulan banget ada yang punya rumah di Malang). Disini kami semua mempersiapkan barang dan mulai membagi bagi barang logistik untuk ekspedisi besar besok. Besoknya kami dijemput oleh 2 truk tronton di depan rumah dan kami semua langsung menuju ke kaki Gunung Semeru atau basecamp GPA. Dalam perjalanan menuju basecamp kami semua sempat turun di tengah2 karena ada pemandangan yang sangat indah sekali dan saya mulai mengambil foto disini. Setelah itu kami melanjutkan perjalanan kembali ke basecamp selama 30 menit kemudian sampailah saya di Basecamp GPA. Ternyata kami harus jalan menelusuri hutan2 dan sawah sebelum sampai di Gunung Semeru itu sendiri. Seingat saya kami waktu itu harus berjalan selama 3 hari termasuk istirahat untuk sampai di kaki Gunung Semeru ini.

Perjalanan panjang yang kami tempuh sampai Kaki Gunung Semeru ini saya tidak bisa berhenti untuk mengambil gambar karena pemandangan ini sangat indah sekali. Sekarang saya juga menyadari kalau Indonesia ini banyak tempat2 yang indah, karena saya sekarang baru bisa melihat dengan mata kepala saya sendiri langsung di tempat dan ini patut untuk terus dilestarikan dan dijaga eksistensinya. Termasuk di berbagai tempat juga seperti di Gunung Rinjani, Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, Gunung Slamet dan masih banyak lagi. Kami beristirihat di kaki gunung selama 3 jam untuk makan dan melemaskan badan sejenak dan kemudian kami lanjutkan perjalanan mendaki Gunung Semeru ini. Untuk mencapai puncak Gunung Semeru butuh perjuangan yang sangat besar sekali karena jika sudah mulai dekat dengan puncak Semeru kami harus mulai berhati hati dan saling berpegangan. Sudutnya kira kira 60 derajat dan kaki yang kita pijak bukan berupa tanah melainkan pasir, jadi setiap kami pijak kaki ini langsung masuk ke dalam pasir seperti pasir hisap (quicksand) jadi ini sangat berat sekali untuk melakukan langkah berikutnya. Saya sudah mulai kesulitan pada saat di posisi ini karena saya juga ingin mengambil foto dari tempat yang curam ini. Setelah 1 setengah jam kami mendaki, akhirnya kami semua sampai di Puncak dan rasanya sangat lega dan kami semua bahagia sekali walaupun suasana di sini membuat kami semua mengigil. Dari Puncak ini saya bisa melihat Gunung Agung yang terletak di Bali, dan ini jaraknya sangat jauh sekali padahal. Letusan asap dari mulut Gunung Semeru meletus setiap 10 menit sekali (letusan lecil yang tidak membahayakan dan hanya mengeluarkan asap). Di sini juga terdapat peninggalan Soe Hok Gie yang berisi pantun mengenai indahnya pegunungan ini. Setelah hanya 1 jam disini (karena ada gas beracun di Puncak Semeru yang bahaya pada siang hari) kami langsung balik ke basecamp kami dan balik lagi menuju Jakarta membawa kenangan yang tidak terlupakan beserta gambar2 yang untuk bisa diingat kembali kejadian ini.

Semenjak ekspedisi terakhir ini saya meneruskan hobi ini sampai dengan sekarang. Portfolio gambar terakhir yang saya ambil yaitu saat di Macau & Hong Kong dan anda juga bisa melihat sejarahnya yang terdapat di page ini juga. Saya mendapatkan musibah baru2 ini karena Hard Drive (C :) saya terbakar dan foto2 saya hilang semua. Kenang kenangan ini semuanya sudah hilang karena kelalaian dalam menjaga foto ini dan saya benar2 merasa sedih. Untuk mengingatkan anda semua agar menyimpan foto di Hard Drive (D:) dan akan lebih aman lagi jika anda mempunyai Eksternal Hard Disk. Untuk lebih jelasnya mengenai cara2 menggunakan kamera SLR mungkin bisa googling sendiri karena saya kurang begitu ahli menjelaskan teknik2 ini.

Selasa, 21 April 2009

Transportasi Umum


Transportasi umum sangat membantu kehidupan kita semua dalam melakukan berbagai kegiatan. Akan lebih membantu lagi jika transportasi umum ini mudah untuk dijangkau dari rumah. Pembangunan fasilitas ini tidak hanya di daerah jalan utama ,tetapi di jalan2 penghubung / lingkungan juga. Tentu jalan utama yang harus mendapatkan prioritas.

Pembangunan rel kereta di bawah tanah (subway) yang belum diterapkan di Jakarta (Kota Jakarta menadapat prioritas terlebih dahulu sebagai pilot project, setelah itu bisa dibangun di berbagai daerah / kota besar lainnya). Pembagunan rel kereta bawah tanah akan mengurangi jumlah mobil pribadi dan transportasi umum lainnya karena tidak menggunakan jalur yang sudah ada melainkan di bawah tanah yang belum dimanfaatkan. Begitu juga dengan tarif yang murah karena pengangkutan secara massal atau kereta cepat massal yang beroperasi pada jam jam sibuk. Berbagai macam kereta di luar negri yang bernama MRT (Mass Rapid Transit) di Singapura selain itu ada juga MTR (Mass Transit Railway) di Hong Kong dan Monorail di Malaysia.


Memang ini sulit untuk direalisasikan tetapi bila kereta bawah tanah ini sudah dibangun mayoritas penduduk Jakarta akan beralih untuk mengganti gaya hidupnya mereka yang biasa menggunakan mobil pribadinya. Dampaknya yaitu semakin berkurangnya emisi gas CO2 dan membantu permasalahan Global Warming ini. Kereta bawah tanah hanya menggunakan tenaga listrik dan tidak mengeluarkan emisi gas CO2.

Yang menjadi masalah sekarang penempatan setiap stasiun di berbagai tempat karena infrastruktur di Jakarta ini masih belum tertata dengan rapi sehingga susah untuk penempatan sebuah stasiun. Perbaikan jalan dan berbagai fasilitas lainnya akan sangat mempermudahkan pembangunan stasiun kereta. Selain itu juga permasalahan dana dalam pembangunan transportasi umum ini yang menyebabkan terjadi keterlambatan. Pembangunan stasiun kereta ini sudah direncanakan dari dulu. Tapi tidak direalisasikan sampai sekarang karena selalu saja ada yang hambatan. Lebih baik uang negara dipakai untuk memperbaiki infrastruktur Jakarta bukan untuk suatu hal yang sifatnya menguntungkan beberapa pihak saja melainkan untuk kesejahteraan masyarakat.

Pembangunan rel kereta di bawah tanah untuk mengurangi kemacetan di permukaan dan selain itu juga mengurangi mobil pribadi yang lalu lalang di atas dan akan lebih baik jika hanya dipakai hanya untuk orang2 pejalan kaki. Bus TransJakarta menggunakan jalan yang sudah ada tidak akan menjadi masalah lagi. Karena sebelumnya Bus TransJakarta banyak yang protes karena memakai jalan yang sudah ada sehingga mobil pribadi dan transportasi lainnya menjadi macet. Tetapi jika kereta bawah tanah sudah jadi saya pikir ini tidak akan menjadi masalah lagi karena penggunaan mobil pribadi sudah semakin.

Begitu juga dengan bus2 dan transportasi umum lainnya seperti taksi akan otomatis berkurang sendiri jumlahnya. Perbaikan bus2 di dalam kota seperti metro mini, kopaja dan lainnya harus ditertibkan juga karena sudah menjadi kebiasaan sang supir berhenti di pinggir jalan mencari muatan. Tidak semua kesalahan terdapat pada supir bus ini tetapi orang2 yang tidak mau tertib menunggu di halte melainkan memberhentikan bus di tempat yang terlarang. Ini akan menyebabkan kemacetan dan membuat semua orang naik darah.

Perbaikan infrastruktur Jakarta dan dibagunnya sebuah rel kereta bawah tanah akan mempermudah masyarakat indonesia dalam melakukan kegitan. Begitu juga dengan penertiban bus2 dan transportasi umum lainnya yang seringkali menyebabkan kemacetan di Jakarta. Alangkah baiknya jika kami semua sebagai masyarakat Indonesia tidak selalu menggunakan mobil pribadinya melainkan transportasi umum. Mungkin juga di masa depan akan ada alat transportasi baru yang lebih mudah dan bisa mengangkut secara massal. Jika ini sudah terealisasi Global Warming akan teratasi dehh..

Kamis, 16 April 2009

60 Jam Pulang Pergi Jakarta, Macau & Hong Kong


Pada tanggal 10 April 2009 saya melakukan perjalanan ke Macau & Hong Kong dengan pesawat Cathay Pacific untuk pertama kalinya. Ini karena ibu saya mendapatkan tiket gratis PP ke Macau & Hong Kong, bisa juga untuk 2 orang tetapi PP menjadi diskon 75% untuk tiap orangnya, nah karena kesempatan yang telah diberikan oleh perusahaan ibu saya (ibu saya bekerja di BARINDO - Board of Airline Representative in Indonesia sebagai sekretaris yang mengurusi berbagai penerbangan domestik dan asing) ini kami berdua langsung travel ke Hong Kong dan akhirnya kita bergegas ke Bandara Soekarno-Hatta. 4 jam di perjalanan yang lama dan panjang akhirnya saya sampai di HKIA (Hong Kong International Airport). Situasi bandara Hong Kong dengan Soekarno-Hatta berbeda jauh sekali karena disini tempatnya sangat nyaman dan besar begitu juga dengan transportasi umumnya yang tertata rapi dan jelas. Kota pertama yang saya kunjungi yaitu Macau dengan kapal ferry yang sudah tersedia di HKIA. Saya melanjutkan perjalanan dari HKIA ke pelabuhan Hong Kong dengan bus. Kota ini dibagi menjadi 3 tanjung yaitu Taipa, Koloane dan Macau sendiri. Taipa dan Koloane terdapat di 1 pulau. Kedua pulau dihubungkan dengan 3 jembatan. Jembatan terpanjang bernama Friendship bridge yang berujung di Bandara Internasional Macau. Kedua Jembatan lainnya bernama Sai Van Bridge (jembatan kabel pertama di Macau) dan Nobre De Carvalho. Koloane dan Taipa dihubungkan dengan causeway. Maksud dari causeway yaitu terowongan yang berada di atas air.

Menurut sejarah Macau atau disebut Ou Mun (Ou Mun = gerbang perdagangan) pada jaman dahulu nelayan dari Fujian dan petani dari Guangdong diketahui merupakan orang-orang yang pertama kali menetap di Ou Mun karena lokasinya di hilir sungai Pearl dari Guangzhou (Kanton). Pada masa silam kota pelabuhan merupakan bagian dari Jalan Sutera (Silk Road) dengan kapal-kapal yang memuat sutera ke Roma (experience-macau.com).

Di tempat ini banyak peninggalan2 yang saya kunjungi dari orang Portugis di Museum Macau seperti peninggalan yang terdapat pada gambar di sebelah ini. Menurut sejarah di awal tahun 1550-an, orang Portugis mencapai Ou Mun, yang secara lokal disebut A Ma Gao (tempat A Ma) sebagai penghormatan kepada dewa laut, dengan candi yang berdiri di pintu masuk pelabuhan bagian dalam. Setelah sekian lama nama ini berubah menjadi Macau, dan dengan ijin orang mandarin Guangdong, membangun kota yang dalam waktu singkat menjadi gerbang utama perdagangan antara Cina, Jepang, India dan Eropa. Macau adalah daerah istimewa.

Di Macau saya menemukan berbagai macam tempat kasino, jumlah seluruhnya yaitu 29 tempat kasino. Tempat kasino yang paling mewah di Macau yaitu Grand Lisboa. Tempat judi di Asia bisa dibilang iconnya yaitu Macau, sedangkan kalau di Nevada, Amerika yaitu Las Vegas. Sewaktu saya mau makan malam di tempat restoran Macau, masih ada saja di dalam yang judi dan sangat bising sekali sehingga saya terganggu. Setelah saya menanyakan pramusajinya kenapa diperbolehkan untuk bermain judi di dalam restoran anda dan dia bilang orang2 yang bermain judi di tempat restoran juga berbagi uang keuntungannya dengan kami. Saya juga baru mengerti setelah menanyakan masalah itu dan sepertinya penduduk Macau sudah candu dengan judi dan sudah menjadi kebutuhan mereka setiap hari. Setiap malam hari lampu2 di Macau semua nyala terang sekali terlihat sangat cantik dan indah. Penduduk Macau maupun orang2 asing sudah menempati setiap tempat kasino. Di seluruh tempat kasino di Macau dilarang keras untuk membawa kamera dan rekaman video karena bisa mengundang para wartawan di berbagai di dunia dan pastinya menyebarkan hal2 yang negatif.

Setelah mengunjungi berbagai tempat kasino saya menuju ke Venetian. Tempat ini adalah mall yang didalamnya terdapat banyak macam barang2 mewah dan kasino juga ada disini. Dinamakan Venetian karena di dalam gedung ini dibuat persis seperti di Venesia (Di Venesia kota2nya dibangun di atas laut dan terpisah2 setiap bangunannya). Langit2 diberi warna biru serta awan2 yang dibuat begitu nyata sehingga seperti kita berada di luar (outdoor) begitu juga restoran dan toko2 mewah yang dibagi oleh air laut buatan sehingga kita harus menyebranginya dengan kapal atau jembatan. Besoknya saya mengunjungi museum Macau yang terdapat peninggalan2 orang portugis yang sudah saya jelaskan di paragraf ketiga. Nama pada museum ini bertuliskan dengan bahasa Portugis. Terdapat juga barang2 unik dan langka yang bisa saya beli sebagai oleh2.

Saya juga mengunjungi Kuil di Macau yang bertuliskan juga dengan bahasa Portugis dan pada waktu itu banyak sekali yang datang ke kuil itu sehingga saya tidak sempat untuk masuk dan melihat lihat. Tepat di depan kuil terdapat panggung tradisional untuk menonton tarian2 atau musik tradisional lainnya. Sudah 1 hari 1 malam saya di Macau selanjutnya saya melanjutkan perjalanan ke Hong Kong. Dalam perjalanan saya melihat patung Sun Yat-Sen yang disebut sebagai bapak negara Cina di depan sebuah bangunan (maaf kalau fotonya kurang begitu jelas ya, soalnya foto dalam keadaan berjalan.). Beliau pernah melakukan pemberontakan di Kanton dan karena itu beliau sempat kabur ke daerah Macau ini (kalau tidak salah).

Outer Harbour, dekat dengan New Yaohan Department Store adalah nama tempat pelabuhan di Macau (tempat pelabuhan Macau yang bisa menghubungkan Macau dengan Hong Kong). saya melanjutkan perjalanan ke Hong Kong dengan kapal ferry TurboJET yang hanya memakan waktu 1 jam (termasuk menunggu persiapan ferry dan memasukan barang2 ke dalam ferry sampai dengan menurunkan barang di tempat tujuan). Kemudian saya sampai di pelabuhan Hong Kong atau Harbour City, di sisi Kowloon. Dari sini kita bisa mengambil taksi, bus, kereta/MTR (Mass Transit Railway). Beda dengan Singapur yang bernama MRT (Mass Rapid Transit).

Menurut sejarah pada tahun 1513 pelaut Portugis Jorge Alvares, menjadi orang Eropa pertama yang mengunjungi Hong Kong. Hong Kong juga merupakan Daerah Administratif Khusus yang merupakan bagian dari negara Republik Rakyat Cina, jadi terdapat 2 daerah istimewa di RRC. Pada tanggal 1 Juli 1997, daerah ini secara resmi diserahkan oleh pemerintah Britania Raya kepada Republik Rakyat Cina (Google – Hong Kong).

Penduduk di Hong Kong mencapai 7,5 juta orang jauh lebih banyak dibandingkan dengan Macau yang perbandingannya 15:1. Jalanan dipenuhi oleh penduduk Hong Kong dan orang2 asing yang lalu lalang dan jarang terdapat mobil pribadi disini. Berbeda dengan Indonesia yang mengandalkan mobil pribadi ketimbang Transportasi umum (wajar karena belum ada transportasi umum yang jelas, nyaman dan mudah dimengerti orang2 asing seperti MTR atau MRT untuk melakukan kegiatan), begitu juga dengan trotoar atau tempat jalan orang2 yang besar dan nyaman jika ingin berjalan kaki supaya tidak menyebabkan polusi yang berlebihan.

Tempat pertama yang saya kunjungi di Hong Kong yaitu Disney Land. Tempat ini dipenuhi oleh penduduk Hong Kong maupun orang2 asing (mungkin karena liburan yang panjang). Di tempat ini juga setiap liburan selalu diadakan parade yang sangat menghidupkan suasana. Setelah parade selesai semua orang lgsung pulang (mungkin ingin menonton paradenya saja, dan jujur saja saya lebih menyukai Dufan dibandingkan Disney Land. Tetapi disini ada wahana baru yang sangat menyenangkan sekali yaitu indoor jetcoster digabungkan dengan simulasi theater seperti di dufan).

Pada malam harinya saya berpikiran untuk berbelanja barang2 Hong Kong yang murah dan akhirnya saya bertemu dengan TKI disana dan saya menanyakan tentang dimana saya bisa membeli barang2 yang murah dan massal penjualannya. Dia memberitahu tempatnya kalau di Hong Kong yaitu Mong Kok, saya langsung bergegas jalan ke tujuan dan ternyata saya dituntun terus. Dari mulai saya tidak tahu apa2 kemudian diberitahu untuk tidak naik taksi melainkan naik kereta cepat massal atau MTR karena jauh lebih murah dan diberitahu jalur2 kereta yang harus saya ikuti yang akhirnya saya sampai di tujuan dan saya menyampaikan terima kasih yang banyak kepadanya (alangkah baiknya penduduk Indonesia ^^). Mong Kok tidak jauh beda dengan suasana di Glodok atau Kelapa Gading barang2 disini berbagai macam dan bertebaran, harga barang2 di Mong Kok juga sangat terjangkau.

Besoknya saya sudah harus berangkat pulang ke Jakarta, dan harus sudah sampai di HKIA jam 12:00 siang. Saya hanya punya 1 tujuan lagi untuk saya kunjungi yaitu tempat patung Bruce Lee yang terdapat di pinggir laut dengan pemandangan yang sangat indah. Di tempat ini juga banyak cap2 tangan artis terkenal yang berasal dari Hong Kong dan terletak di lantai termasuk Jackie Chan yang sekarang sudah menjadi icon dari artis Hong Kong dan masih banyak lagi seperti Chow Yun Fat juga. Tempat ini bisa untuk memancing ikan dan bisa juga menjadi tempat untuk lari pagi karena udara laut disini sangat segar. Setelah dari sini saya bergegas ke HKIA dan sampailah saya di Jakarta dengan waktu perjalanan di pesawat selama 4 jam. Semoga kenangan saya ini di Macau & Hong Kong bisa menjadi suatu pelajaran untuk anda semua termasuk sejarah2 dan fasilitas2 yang maju disana. Sekian terima kasih.





Rabu, 08 April 2009

5 menit untuk 5 tahun

Besok kita akan menentukan masa depan bangsa untuk 5 tahun ke depan. Mari kita pilih partai yang menurut anda paling baik. Kalau menurut anda tidak ada yang baik dari semua partai pilihlah yang buruk dari yang paling buruk. Pokoknya jangan jadi golongan putih deh (golput) atau tidak mendukung partai manapun karena itu akan sangat rugi. Jangan kita bersikap apatis terhadap partai2 yang akan menduduki kursi DPR atau calon pemimpin negara Indonesia untuk 5 tahun ke depan. Lihat track-recordnya, kemauannya berkorban untuk orang lain, dan reputasinya dalam masyarakat, dan ukuran-ukuran lain yang patut dalam memilih seorang pemimpin. Jangan menyesal untuk para golput jika pemimpin yang terpilih di 5 tahun yang akan mendatang tidak menepati janji2nya.

Alasan rugi menjadi golput karena :

  1. Tidak mau berpikir kritis
  2. Pemimpin tidak sesuai kemauan
  3. Pengalaman berharga
  4. Tidak peduli atau Apatis

Kita tidak mau berpikir kritis apa yang akan terjadi di masa mendatang atau siapa pemimpin yang paling cocok untuk menghadapi permasalahan yang kita alami di Indonesia. Hanya mendengar dari teman2 atau mungkin dari keluarganya sendiri yang akhirnya kita malas untuk berpikir. Masalah ini semua sebetulnya karena janji2 yang tidak ditepati oleh pemimpin2 sebelumnya yang tidak memenuhi janjinya yang berakibat rakyat bersikap apatis. Jadi kalau ingin berubah menjadi negara yang lebih sejahtera dan ingin menghidupkan bangsa kembali marilah kita berpikir kritis siapa yang paling baik untuk memimpin. Jangan kita tidak memilih karena 1 suara saja sangat berpengaruh.

Pemimpin tidak sesuai dengan keinginan kita yang akhirnya kita menyesal karena tidak memilih. Biasanya pemimpin yang banyak janji2 lebih banyak pendukungnya karena orang yang malas berpikir langsung memilih partai itu karena tergiur oleh janji2nya dan pemilih2nya hanya dari golongan partai dia sendiri atau bisa juga faktor2 yang lainnya (faktor yang saya tidak mengerti). Ini hanya perkiraan saya saja.

Pengalaman berharga ini juga penting lho. Apapun hasil akhir dari pemilu, tidak akan ada rasa bahagia karena kita tidak ikut berpartisipasi dalam pemilu yang akhirnya kita mungkin akan menyesal juga karena tidak memilih partai apapun. Alasan terakhir kita rugi menjadi golput karena kita tidak peduli lagi terhadap bangsa Indonesia, siapapun yang terpilih baik atau buruk. Sedikit rasa nasionalisme terhadap pembangunan bangsa ini.

Mari kita manfaatkan momen bersejarah lima tahunan ini dengan baik; Datanglah ke TPS besok dan mencontreng caleg Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten atau Kota.

Golongan Putih atau yang kita kenal sebagai golput, memang adalah suatu pilihan anda semua. Pilihan yang wajar dalam kehidupan berdemokrasi. Tetapi jika anda masih mencintai negara kita yang tercinta ini, berikanlah suara anda. pilihan yang kita miliki adalah pilihan-pilihan yang terburuk. Tetapi saya yakin masih ada pilihan yang buruk dari pilihan-pilihan yeng terburuk tersebut. Berilah perhatian dan keputusan anda besok untuk bangsa ini. 5 menit saja untuk 5 tahun!. heheheh.


Senin, 06 April 2009

Anjing Kintamani


Anjing Kintamani
yang berasal dari Bali ini ditemukan di daerah pegunungan Kintamani, pulau Bali. Sejak tahun 1988 PERKIN menerbitkan Sertifikasi-Silsilah S.K. Ketua Umum PERKIN No. 11/KU/PP/III/1988 khusus untuk Penelitian Anjing Kintamani warna putih spesifik. Namun walaupun telah ditetapkan sementara, Pengamatan, Penelitian dan Pemuliabiakan terus ditumbuhkembangkan sampai Federation Cynologique Internationale (FCI) mensyaratkan pemilik kennel-kennel Anjing Kintamani yang terdaftar pada PERKIN memberikan hasil Pemuliabiakanperformans fenotip pada generasi ke XV. (Pudji Rahardjo, MS. Anjingkita.com) untuk ciri2 yang detail dari Anjing kintamani bisa kunjungi website yang sudah saya kasih ini atau search engine.

Saya dirumah pelihara Anjing Kintamani jantan dengan warna bulu coklat, moncong hitam bernama Browny. Anjing ini sangat berani, lincah, tanggap dan penurut. Anjing saya ini multifungsi. Bisa dijadikan sebagai anjing penjaga (guard dog) atau anjing main main untuk kesenangan dan bisa juga jadi pembunuh tikus yang berkeliaran di rumah saya. Tetapi sekarang sudah mati karena suatu penyakit. Di perutnya terlihat besar seperti hamil dan tidak bisa mengeluarkan urine seperti tertahan. Sangat disayangkan sekali karena anjing saya ini sangat pintar dan selalu menurut dengan saya. Setelah kejadian ini saya kembali berkunjung ke pegunungan kintamani dan melihat anjing kintamani betina, warna kulit polos hitam dan coklat, moncong hitam sama seperti anjing saya yang sebelumnya. Kemudian saya beli kedua anjing ini, dan sampai di rumah saya mereka kawin dan akhirnya saya sekarang mempunyai lebih dari 10 anjing. Karena terlalu banyak jadi sebagian saya berikan kepada tetangga saya dan akhirnya sekarang sisa 7 ekor. (Sangat sulit juga awal2 soalnya tetangga2 saya mayoritas orang betawi ^^...)

Warna bulu pada anjing kintamani yang saya punya di rumah terdapat 2 macam. Tetapi ternyata ada 2 warna bulu lagi pada Anjing Kintamani (mungkin karena faktor campuran dengan anjing2 yang lain) :
  1. Warna bulu putih sedikit kemerahan dengan warna coklat-kemerahan pada telinga, bulu di bagian belakang paha dan ujung ekornya.
  2. Warna hitam mulus atau dengan dada putih sedikit.
  3. Warna coklat muda atau cokiat tua dengan ujung moncong kehitaman, sering disebut oleh masyarakat sebagai warna Bang-bungkem.
  4. Warna dasar coklat atau coklat muda dengan garis-garis warna kehitaman, yang oleh masyarakat disebut warna Poleng atau Anggrek.

Awal mula warna bulu asli Anjing Kintamani adalah warna putih seperti pada gambar di bawah ini, kemudian warna2 bulu yang berbeda mulai terlihat. Tetapi sekarang Anjing Kintamani yang berbulu putih sudah jarang sekali saya temukan dan hampir tidak pernah lagi sekarang. Menurut sejarah awal mula ditemukannya Anjing Kintamani yaitu karena perkawinan chow chow dengan anjing kampung di Bali sehingga warna kulit menjadi putih. (kalau tidak salah). Hati2 juga untuk yang mau memelihara Anjing Kintamani mengenai perbedaan suhu udara bisa menyebabkan bulu menjadi rontok dan akan terlihat botak. Semua jenis anjing yang aslinya tinggal di tempat dingin setelah dipelihara di Jakarta pasti ada perubahan dan itu pasti kecuali kita mengerti tentang cara penanggulangannya.

Rabu, 01 April 2009

Penyebab Tragedi Situ Gintung


Mengenai data bencana situ gintung masih dalam pencarian dan berubah –ubah setiap harinya, data terakhir dari koran kompas hari ini 99 orang telah meninggal (baru sore tadi di berita 100 orang telah ditemukan meninggal), 100 orang hilang, 113 luka, rawat inap 2 orang, 450 orang mengungsi. Kerusakan2 yang lain berupa rumah dan fasilitas umum termasuk mobil2 mewah dan lain2.


Penyebab jebolnya tanggul Situ Gintung ini ada 6 faktor:

1. Kondisi tanggul

2. Dijadikan tempat rekreasi

3. Banyaknya rumah penduduk

4. Curah hujan yang ekstrim

5. Tata letak

6. Pembabatan hutan


Kondisi tanggul Situ Gintung sudah sangat lemah. 2 tahun sebelum peristiwa warga sudah meminta perbaikan tanggul tersebut. Pemerintah juga sudah memprediksi masalah ini tetapi tidak ada tindakan selanjutnya sehingga terjadilah musibah ini. Jebolnya tanggul Situ Gintung ini memang bisa dikatakan sebagai force majeure, tetapi kenyataannya kita ini bisa menggunakan teknologi2 yang ada sekarang untuk mengetahui masalah ini sebelum semuanya terjadi.


Tempat rekreasi di Situ Gintung menyebabkan kurangnya tampungan air. Banyaknya rumah penduduk mengakibatkan tidak kokohnya kualitas tanah. Pengelolaan tata ruang juga menjadi masalah yang tidak dilakukan sesuai aturan. Di sekitar tanggul tidak boleh ada bangunan dengan jarak > 200 meter. Pada jarak itu merupakan areal sabuk hijau atau greenbelt yang ditanami tanaman keras sebagai pelindung tanggul. Kenyataannya di Situ Gintung dikelilingi berbagai bangunan bahkan tepat di tanggulnya. Korban bencana Jumat yang lalu berasal dari perkampungan yang berada di sekitar situ. Selain itu juga seharusnya ada pemeliharaan tanaman keras atau pohon tetapi malah terjadi penebangan liar yang menyebabkan erosi.


Standar Operasi dan Pemeliharaan (SOP) kurang begitu diperhatikan. Seharusnya SOP sebuah tanggul harus dilakukan secara ketat karena sangat rawan bencana bila terjadi kebocoran seperti yang terjadi di Situ Gintung. Operasional tanggul harus dilakukan secara ketat yaitu dalam hal pengaturan air disesuaikan dengan kapasitas tampungnya. Apabila terjadi masukan air yang melebihi kapasitas yang dapat diketahui dari lubernya air melalui jalur pengeluaran atau spillway, Kepala Bidang Mitigasi Bencana BPPT, Sutopo Purwo Nugroho menyimpulkan bahwa tanggul spillway merupakan titik lemah jebolnya tanggul Situ Gintung. maka pintu air harus dibuka. Hal ini yang tidak dilakukan di Situ Gintung (menurut wawancara SBY-Kalla dengan pengelola Situ).


Selain menyalahkan pemerintah daerah yang tidak ketat dalam memberikan izin alih fungsi, Departemen Pekerjaan Umum mengklaim jika perubahan iklim global juga mempunyai peran terhadap jebolnya Situ Gintung yang menyebabkan puluhan korban. (news.okezone.com)

Jadi sekarang memang lagi ada perubahan iklim. Ada climate change dan global warming dan sebagainya, ternyata mengubah perilaku intensitas curah hujan di dunia ini termasuk di daerah Situ Gintung," kata Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto di kampus ITS Surabaya, Senin (30/3/2009). Situ Gintung hanya mampu menampung 1 Juta kibik air, dan pada saat turun hujan kemarin, kapasitas air menjadi 2 Juta kibik yang menyebabkan jebol.

Seperti yang saya singgung di blog saya inilah yang juga harus diperhatikan jadi bukanlah sepenuhnya kesalahan pemerintah tetapi semua orang juga harus mengerti atau menyadari tentang masalah ini. Orang2 di sekitar tanggul Situ Gintung juga seharusnya tidak membuat rumah berdekatan dengan tanggul itu. Jadi marilah kita lebih berwaspada tentang masalah2 seperti ini dan untuk pemerintah agar lebih antisipatif. Pembagunan kembali di Cirendeu ini yang akan dimulai Mei 2009 dan diperkirakan selesai September 2009 bisa diperhatikan lebih baik lagi. Sekian terima kasih.