Senin, 06 April 2009

Anjing Kintamani


Anjing Kintamani
yang berasal dari Bali ini ditemukan di daerah pegunungan Kintamani, pulau Bali. Sejak tahun 1988 PERKIN menerbitkan Sertifikasi-Silsilah S.K. Ketua Umum PERKIN No. 11/KU/PP/III/1988 khusus untuk Penelitian Anjing Kintamani warna putih spesifik. Namun walaupun telah ditetapkan sementara, Pengamatan, Penelitian dan Pemuliabiakan terus ditumbuhkembangkan sampai Federation Cynologique Internationale (FCI) mensyaratkan pemilik kennel-kennel Anjing Kintamani yang terdaftar pada PERKIN memberikan hasil Pemuliabiakanperformans fenotip pada generasi ke XV. (Pudji Rahardjo, MS. Anjingkita.com) untuk ciri2 yang detail dari Anjing kintamani bisa kunjungi website yang sudah saya kasih ini atau search engine.

Saya dirumah pelihara Anjing Kintamani jantan dengan warna bulu coklat, moncong hitam bernama Browny. Anjing ini sangat berani, lincah, tanggap dan penurut. Anjing saya ini multifungsi. Bisa dijadikan sebagai anjing penjaga (guard dog) atau anjing main main untuk kesenangan dan bisa juga jadi pembunuh tikus yang berkeliaran di rumah saya. Tetapi sekarang sudah mati karena suatu penyakit. Di perutnya terlihat besar seperti hamil dan tidak bisa mengeluarkan urine seperti tertahan. Sangat disayangkan sekali karena anjing saya ini sangat pintar dan selalu menurut dengan saya. Setelah kejadian ini saya kembali berkunjung ke pegunungan kintamani dan melihat anjing kintamani betina, warna kulit polos hitam dan coklat, moncong hitam sama seperti anjing saya yang sebelumnya. Kemudian saya beli kedua anjing ini, dan sampai di rumah saya mereka kawin dan akhirnya saya sekarang mempunyai lebih dari 10 anjing. Karena terlalu banyak jadi sebagian saya berikan kepada tetangga saya dan akhirnya sekarang sisa 7 ekor. (Sangat sulit juga awal2 soalnya tetangga2 saya mayoritas orang betawi ^^...)

Warna bulu pada anjing kintamani yang saya punya di rumah terdapat 2 macam. Tetapi ternyata ada 2 warna bulu lagi pada Anjing Kintamani (mungkin karena faktor campuran dengan anjing2 yang lain) :
  1. Warna bulu putih sedikit kemerahan dengan warna coklat-kemerahan pada telinga, bulu di bagian belakang paha dan ujung ekornya.
  2. Warna hitam mulus atau dengan dada putih sedikit.
  3. Warna coklat muda atau cokiat tua dengan ujung moncong kehitaman, sering disebut oleh masyarakat sebagai warna Bang-bungkem.
  4. Warna dasar coklat atau coklat muda dengan garis-garis warna kehitaman, yang oleh masyarakat disebut warna Poleng atau Anggrek.

Awal mula warna bulu asli Anjing Kintamani adalah warna putih seperti pada gambar di bawah ini, kemudian warna2 bulu yang berbeda mulai terlihat. Tetapi sekarang Anjing Kintamani yang berbulu putih sudah jarang sekali saya temukan dan hampir tidak pernah lagi sekarang. Menurut sejarah awal mula ditemukannya Anjing Kintamani yaitu karena perkawinan chow chow dengan anjing kampung di Bali sehingga warna kulit menjadi putih. (kalau tidak salah). Hati2 juga untuk yang mau memelihara Anjing Kintamani mengenai perbedaan suhu udara bisa menyebabkan bulu menjadi rontok dan akan terlihat botak. Semua jenis anjing yang aslinya tinggal di tempat dingin setelah dipelihara di Jakarta pasti ada perubahan dan itu pasti kecuali kita mengerti tentang cara penanggulangannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar