Jangan pernah menyebarkan opini2 dari masyarakat atau wartawan dari sebuah pemberitaan yang belum ada buktinya. Jika sudah terdapat bukti yang jelas dari pihak yang mempunyai wewenang atau pihak kepolisian, tidak ada masalah jika diberitakan kepada masyarakat. Masyarakat juga ingin mengetahui apa yang sedang terjadi terhadap permasalahannya. Pemberitaan ini juga penting agar masyarakat bisa mengambil kesimpulan dan lebih berhati - hati dalam mengambil keputusan sehingga tidak jatuh pada jurang yang sama. Tapi jangan memberitakan opini yang belum terbukti kebenarannya karena mengakibatkan paradigma masyarakat yang berbeda beda. Apalagi jika pihak yang kena tuduhan adalah orang yang sangat penting. Ini akan mengakibatkan masyarakat menjadi tidak punya simpati lagi kepadanya dan menghancurkan hidupnya. Tetapi jika sebaliknya, bahwa pemberitaan ini semua benar bahwa dia bersalah, akan baik sekali jika diberitakan ke seluruh daerah.
Untuk anda yang mempunyai jabatan yang sangat penting atau bahkan lebih penting lagi seperti mempunyai tanggung jawab terhadap rakyat. Harap lebih berhati - hati dalam melakukan sebuah tindakan, karena setiap tindakan yang kami lakukan akan di monitor setiap hari oleh wartawan. Pers tidak peduli jika liputan yang dia lakukan ini adalah pemberitaan yang benar atau tidak, yang wartawan pikirkan hanya uang (sebagian saja) yang didapat dari liputannya yang sangat menarik untuk dijual ke dalam media cetak. Begitu juga dengan masyarakat akan tertarik dan membeli media cetak ini dan menguntungkan perusahaannya. Bisa saja media ini masuk ke dalam berita2 murahan tanpa sepengetahuan pihak yang terkait di dalamnya.
Saya tidak menyebutkan bahwa pers tidak baik atau sebaliknya, wartawan mempunyai kode etik jurnalistik yang terdiri dari beberapa pasal yang harus ditaatinya. Mereka sangat membantu kami mengetahui semua kejadian yang terjadi di Indonesia maupun Internasional secara akurat. Pemberitaan mengenai bisnis, politik, pendidikan, dan lain2nya sangat bermanfaat bagi kami semua. Saya hanya mengatakan agar lebih berhati - hati terhadap sebagian wartawan yang senang meliput berita2 melenceng. Saya juga tidak akan menyebutkan berita2 baru apa saja contohnya yang berbeda dari keadaan yang sebenarnya terjadi. Karena mungkin saya memberitahu berita yang salah. Selain itu juga jangan berbuat kekerasan terhadap wartawan yang sedang meliput, karena mereka hanya melakukan tugasnya untuk dapat diketahui oleh rakyat. Waspadalah untuk segala perbuatan yang anda perbuat karena mungkin anda akan menjadi orang penting di kemudian hari. Jagalah image anda agar tetap diberi simpati oleh rakyat.. Ingat juga nih kelemahan laki - laki terhadap 3 -ta. Tahta, Harta, dan Wanita.. heheheheh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar