Pilpres 2009 akan diadakan 8 Juli yang akan datang. Pertarungan untuk merebut kursi presiden semakin seru diantara ketiga pasangan yakni SBY-Boediono, Mega-Pro, dan JK-Win. Namun pilpres yang akan datang tidak menjanjikan akan sama dengan pemilu legislatif sebelumnya. Jangan berharap yang mendapatkan kursi terbanyak pada pemilu legislatif para pemimpin partai politik akan menjadi presiden berikutnya.Saya mengatakan semakin seru karena adanya kritik balas balasan diantara ketiga pasangan ini yang saya pikir seperti anak kecil saja. Pemimpin negara seharusnya tidak saling mengkritik karena akan mengurangi simpatisan dari masyarakat. Sosok pemimpin negara yang baik yaitu hanya fokus kepada kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat dan merealisasikan melainkan saling mengkritik sesama calon pemimpin negara. Kalau ketiga pasangan ini mempunyai tujuan yang sama yakni mensejahterakan masyarakat Indonesia kenapa harus saling memberi kritikan yang pedas didepan seluruh masyarakat dan seluruh media. Seharusnya ketiga pasangan ini saling merapatkan dan memberi masukan2 yang baik dibandingkan dengan memberi kritikan pedas dan tentunya ini akan membuat permusuhan diantara mereka. Merapatkan dalam arti bertemu face to face dan saling membicarakan program2 apa saja nantinya yang akan diterapkan. Seperti kata Mario Teguh beberapa minggu lalu yaitu hanya berani mengkritik jika jauh dari orangnya. Tentu sosok pemimpin negara seperti ini akan dilirik oleh masyarakat. Kejadian lucu yang terjadi pada saat ini yaitu kritik balas balasan antara Presiden dan Wakil Presiden, yang seharusnya pasangan ini mempunyai visi dan misi yang sama.
Kampanye resmi dimulai yaitu pada tanggal 2 juni 2009. Mereka saling beradu strategi untuk dukungan rakyat di berbagai tempat. Namun, Strategi utama mereka yaitu mengunjungi pesantren (sekolah asrama islam) yang dibina oleh para kyai2 (Komp
as 2tujuan yang lain selain Juni 2009 halaman 1). Karena mayoritas penduduk Indonesia yaitu Islam. Banyak dana yang dikeluarkan oleh ketiga calon pemimpin negara ini hanya untuk tujuan yang sama, yaitu berebut tahta istana dan mensejahterakan seluruh lapisan masyarakat. Kalau mereka mempunyai tujuan yang lain selain itu saya tidak tahu. Makanya pilih calon pemimpin negara yang baik. Heheheh.Visi dan misi mereka sangat menjanjikan sekali dan seluruhnya bertujuan untuk kesejahteraan rakyat. Tidak hanya kesejahteraan kaum elite atau para pengusaha namun UKM (Usaha Kecil Menengah) juga harus ditingkatkan. Jika para UKM sejahtera pastinya untuk perusahaan diatasnya akan mengalami perkembangan juga. Bukan hanya memberi pinjaman kredit hanya pada perusahaan besar tetapi pada UKM juga harus diberikan. Karena perusahaan besar ini membutuhkan bahan2 dari para UKM ini yang bisa disebut juga cluster2 (bahan baku) dari perusahaan besar ini. Contohnya yaitu jika makanan2 dari petani kualitasnya sangat baik tentu perusahaan diatasnya seperti restoran, cafe, dan lain2 akan ikut berkembang juga. Sama kasusnya seperti pada tumbuhan pohon. Jika kita memberi siraman air kepada akar2 pohon akan menghasilkan pohon yang besar dan rindang melainkan menyiram batang pohonnya. Makanya daripada mengatakan sebuah janji2, sebagian dari mereka sudah membuat kontrak2 politik yang harus dijalankan jika terpilih menjadi the next president 2009.
Namun jangan hanya perekonomian Indonesia yang ditingkatkan. Pertahanan juga harus ditingkatkan. Karena pertahanan kami sekarang sedang diuji oleh negara lain, dan pertahanan kami ternyata sangat minim sekali. Sebagian peralatan sudah tidak layak untuk dipakai. Namun, peralatan ini tetap harus dipakai untuk menjaga ketahanan bangsa dan pelatihan para TNI. Untuk membeli peralatan baru dibutuhkan dana yang besar. Maka dari itu kembali lagi ke perekonomian Indonesia yang merupakan inti masalah dari seluruhnya. Begitu juga dengan seni & budaya Indonesia yang beraneka ragam perlu ditingkatkan.
Mohon agar dipikir lebih kritis dibandingkan dengan sebelumnya yakni pemilu legislatif. Karena calon pemimpin negara ini akan menentukan nasib seluruh masyarakat bangsa Indonesia pada 5 tahun ke depan. Kami mencari pemimpin yang tegas dan realistis terhadap apa yang sedang terjadi pada bangsa ini. Para pelaku ekonomi sangat dibutuhkan saat ini untuk meluruskan seluruh permasalahan yang sekarang terjadi yakni sistem perekonomian Kapitalisme yang tidak cocok untuk diterapkan di Indonesia. Bagi siapa saja yang terpilih diantara ketiga calon pemimpin negara ini tentu mereka akan menanggung tugas yang sangat banyak dan berat. Belum lagi permintaan2 masyarakat yang belum terpenuhi dan menjaga agar pemerintah selalu bersikap tegas, efektif, bersih dan selalu melayani masyarakat setiap saat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar